Home Diary Muslimah Kecemasan yang membawa ketaatan

Assalamualaikum muslimah cantik calon penghuni syurgaNya Allah…

Indahnya hati seorang mukmin yang penuh dengan kecemasan :)

Tujuan hidup seorang muslim adalah menjadi pribadi yang mukmin, naah menjadi salah satunya dapat dimulai dengan menghiasi hati kita dengan kecemasan.

Loh maksudnya kecemasan apa ya? Kok menghiasi hati dengan kecemasan?

Pertama, kita paham betul bahwa Allah pasti mendengar setiap doa-doa hambaNya, alangkah baiknya munculkanlah rasa cemas bahwa tidak semua doa kita dapat diterima karena kesadaran bahwa tidak semua ibadah kita sempurna.

Dari kesadaran itu muncullah rasa pengharapan yang besar kepada Allah saat berdoa dan rasa ingin terus menambah nilai ibadah kita. Betapa indahnya hati-hati yang penuh dengan pengharapan kepada Allah, berharap-harap cemas bahwa tidak ada lagi tempat meminta selain Allah dan tidak ada lagi kuasa yang dapat mewujudkan doa-doa selain Allah.

Adanya kecemasan dan pengharapan dalam berdoa ini insya Allah tumbuhlah kerendahan hati dalam beribadah, sebagaimana perintah Allah dalam Al-Quran Surah Al-An’am ayat 63 dan Al-A’raf ayat 55. Dengan kerendahan hati dalam beribadah inilah yang insya Allah mampu menambah kekhusyu’an ibadah kita kepada Allah dan memudahkan doa-doa kita diijabah oleh Allah :)

Selanjutnya adalah kecemasan dalam bertaubat. Allah Maha Pengampun, bagi hamba-hambaNya yang meminta ampun atas dosa-dosanya dan bagi hambaNya yang menjalankan taubatnya dengan sungguh-sungguh. Naaah dalam hal ini yuk kita munculkan rasa cemas bahwa belum tentu ampunan yang kita minta selalu diterima, apa penyebabnya?

Seringkali kita lalai dalam sahnya sholat yang akhirnya menghambat doa meminta ampunan itu, maka munculkanlah rasa cemas ini untuk berusaha terus-menerus menjaga sahnya sholat, menjaga sahnya setiap ibadah kepada Allah, menganggap bahwa bisa jadi ibadah saat ini adalah ibadah yang terkahir :’(

Muslimah…jagalah hati kita untuk terus merasa cemas dalam beribadah kepada Allah,  tidak selalu yakin bahwa Allah telah menerima ibadah kita. Hati-hati dengan keyakinan bahwa ibadah kita pasti diterima dan menjadikan kita menganggap enteng serta kesombongan dalam beribadah

Munculkanlah rasa cemas, rasa takut dan pengharapan di setiap ibadah kita kepada Allah, tumbuhkanlah kerendahan hati kita bahwa tidak ada yang bisa kita jadikan tumpuan dalam menjalankan hidup ini kecuali kepada Allah :)

Ya Allah, selipkanlah rasa cemas dalam hati kami sehingga membuat kami tak henti-hentinya memperbaiki diri beribadah kepadaMu, istiqomahkanlah hati kami untuk cenderung melakukan amalan-amalan baik yang walaupun kecil tetapi tak pernah absen kami lakukan, supaya nantinya tidak berat bagi kami untuk memulai amalan besar serta mempertahankannya :’)

 

 

 

Similar articles

Leave a Reply

two + eight =